Para pegawai di kantor penerbitan itu terheran-heran ketika Herman dipercaya lagi untuk memimpin perusahaan tersebut oleh pihak manajemen. Padahal, Herman sudah pensiun 5 tahun lalu. Komentar-komentar tak sedap pun ramai terdengar. Intinya, beberapa pegawai menilai manajemen bersikap kurang profesional dan tidak percaya dengan personel yang ada.


“Sudah tua, sudah bangkotan, sudah istirahat di rumah kok dipanggil lagi untuk memimpin perusahaan. Terus kami-kami ini yang sudah lama mengabdi kapan diberi kesempatan?” protes seorang pegawai. Yang lain menimpali, “Kalau nggak percaya kepada kami, mbok yang tegas…kami semua ini dipecat!”

Namun keputusan manajemen perusahaan untuk menarik kembali Herman sebagai nahkoda di perusahaan itu bukan tanpa pertimbangan. Prestasi Herman tatkala memimpin perusahaan itu memang patut diacungi jempol. Omzet dan keuntungan perusahaan naik pesat. Selain itu Herman mengembangkan mampu mengembangkan berbagai cabang usaha lain di luar penerbitan.

Kemampuan berinovasi serta otak yang cerdas menjadi alasan utama manajemen memanggil kembali Herman untuk memimpin perusahaan yang berpusat di Bandung itu. Dan ternyata pertimbangan manajemen tidak salah. Belum sampai setahun, kinerja perusahaan semakin membaik di tangan Herman. Banyak yang terheran-heran dengan cara kerja Herman. Di usianya yang tidak muda lagi, lebih dari setengah abad, ide-ide dan gagasannya terus mengalir demi kemajuan perusahaan.

Herman tak pernah kalah dengan para sejawatnya yang jauh lebih muda. Ia tetap energik dan bersemangat dalam bekerja. Cerdas dan berwibawa. Lantas apa rahasianya yang membuat ayah 3 anak ini tak kalah dengan juniornya? Herman mengaku memiliki sebuah pegangan gaib yang disebut Ajian Batu Pualam Kecerdasan. Di tangannya, ajian ini memancarkan energi magis yang membuatnya terus awet muda dalam pola pikir dan kecerdasan. Ajian ini juga membuatnya tampil berwibawa, tegas, dan mampu membereskan setiap persoalan yang ada.

Dengan Ajian Batu Pualam Kecerdasan, Herman seperti seorang pemuda yang baru lulus dari bangku kuliah. Fresh dan cerdas. Jadi merupakan keputusan yang tepat jika manajemen menarik Herman untuk kembali memimpin perusahaan ketika perusahaan dalam kondisi stagnan dan terancam bangkrut. (*)

 


Di mana anda bisa datang dan berkonsultasi dengan Jeng Asih?


JAKARTA :
Hotel Melawai 2 Jl Melawai Raya No 17 Blok M Jakarta Selatan Tlp (021) 2700447 Hp 08129358

PATI :
Jl Diponegoro No 72 Pati-Jawa Tengah Tlp (0295) 384034 Hp 08122908585 [Selasa dan Rabu]

BATAM :
Nagoya Plaza Hotel [Setiap Kamis dan Jumat (Minggu I)]

10 Terpopuler